Spurs Bangga Atas Keberanian dan Ketidakegoisan Son Heung-min

Spurs Bangga Atas Keberanian dan Ketidakegoisan Son Heung-min

Spurs Bangga Atas Keberanian dan Ketidakegoisan Son Heung-min

Llorente mencetak gol kemenangan untuk mengirim kekalahan untuk Watford 2-1. Sama sekali tidak mengesankan seperti Son yang sangat bersemangat dengan bermain 90 menit penuh sekembalinya dari tugas Piala Asia.

Tidak ada kehadiran Dele Alli maupun Harry Kane tidak masalah untuk Tottenham. Meskipun butuh beberapa saat untuk menggungguli lawan. Fernando Llorente dan Son sama-sama memulai aksinya yang luar biasa tadi malam. Namun penampilan Son adalah yang terbaik untuk tadi malam.

Namun untuk semua cinta dan terima kasih yang diperlihatkan kepada Llorente. Baginya pahlawan sesungguhnya malam itu adalah Son. Dia adalah orang yang baru tiba di London dari UEA pada hari Sabtu.

Son pastinya sudah mengeluarkan banyak tenaga di Piala Asia. Tapi dia bekerja keras dalam pelatihan hanya untuk mempersiapkan diri untuk bertanding melawan Watford pada hari Rabu.

Pochettino mengungkapkan bahwa Son kecewa, karena Korea Selatan kehilangan perempat final mereka saat melawan Qatar. Tetapi ia mengakui bahwa ia sendiri senang, karena Son telah kembali pada titik yang sangat penting di musim ini. Dan pada pertandingan tadi malam telah membuktikan semua dengan sangat jelas.

Tidak pernah ada dalam rencana Pochettino dan Jesus Perez untuk Son bermain sepanjang 90 menit. Namun tadi malam itu yang ditunggu akhirnya terjadi. Saat tertinggal 1-0 dengan waktu 10 menit tersisa, mereka tetap tidak pernah kehilangan finisher terbaik mereka.

Son tetap bertahan, ini adalah sebuah keputusan yang dia balas dengan bukti nyata. Ketika dia mengambil bola lepas di kotak penalti dan langsung melepaskan tembakan ke gawang lawan sehingga membuat kedudukan menjadi 1-1. Dan satu gol kemenangan di selesaikan oleh Llorente.

Tetapi Spurs memiliki tantangan yang lebih penting lagi, mereka akan berhadapan dengan Borussia Dortmund di babak 16 besar. Jika mereka berhasil mengalahkan Dortmund, mereka tentunya meraih perempat final pertama mereka sejak 2011. Ini akan menjadi kesuksesan yang jelas, namun mereka harus melakukannya tanpa Harry Kane dan Dele Alli. Keduanya terluka tepat pada waktu yang salah.

Dortmund tidak akan tenang mengetahui bahwa Spurs masih memiliki Son. Kecepatan, kecerdasan, dan penyelesaiannya yang sedingin es membuatnya menjadi ancaman bagi pertahanan apapun.

BACA JUGA:
Usai Pulih, Virgil van Dijk Ragu untuk Menghadapi Leicester
Arsenal Ingin Meminjam Ivan Perisic dari Inter Milan
Eden Hazard Abaikan Kritik dari Manager Chelsea Tentang Dirinya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *